Berita

Sertifikasi ISO/IEC 25001: Bank Rakyat Indonesia Jadi Bank Pertama di Indonesia dalam Standar Kualitas Software

Transformasi digital tidak lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan utama bagi organisasi yang ingin tetap relevan dan kompetitif. Di tengah persaingan layanan digital yang semakin ketat, kualitas software menjadi faktor krusial yang menentukan kepercayaan pengguna dan keberhasilan bisnis.

Salah satu standar internasional yang kini mulai mendapat perhatian adalah ISO/IEC 25001, sebuah framework yang berfokus pada perencanaan dan pengelolaan kualitas perangkat lunak secara sistematis. Standar ini membantu organisasi memastikan bahwa software yang dikembangkan tidak hanya berfungsi, tetapi juga memiliki kualitas yang terukur dan berkelanjutan.

Baru-baru ini, Bank Rakyat Indonesia menjadi sorotan setelah menjadi bank pertama di Indonesia yang meraih sertifikasi terkait keluarga standar ISO/IEC 25000. Pencapaian ini tidak lepas dari peran Robere & Associates (Indonesia) yang turut mendampingi proses implementasi dan sertifikasi, memastikan bahwa standar kualitas software diterapkan secara efektif dan sesuai dengan best practice internasional.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa industri perbankan mulai mengadopsi pendekatan yang lebih matang dalam mengelola kualitas sistem digital mereka.

Untuk melihat bagaimana implementasi ini dilakukan secara nyata, Anda bisa membaca selengkapnya di sini:
👉 https://www.metrotvnews.com/read/NxGCPnm4-bri-jadi-bank-pertama-di-indonesia-bersertifikasi-iso-iec-25000


Apa Itu ISO/IEC 25001?

ISO/IEC 25001 adalah bagian dari seri ISO/IEC 25000 (SQuaRE – Software Quality Requirements and Evaluation) yang berfokus pada perencanaan dan manajemen kualitas software.

Standar ini memberikan panduan bagi organisasi untuk:

  • Menentukan tujuan kualitas software secara jelas
  • Menyusun rencana evaluasi kualitas
  • Mengelola proses pengukuran kualitas secara konsisten
  • Mengintegrasikan kualitas ke dalam siklus pengembangan sistem

Dengan pendekatan ini, kualitas tidak lagi menjadi tahap akhir, tetapi bagian yang terintegrasi sejak awal proses.

Mengapa ISO/IEC 25001 Penting?

Dalam banyak kasus, organisasi terlalu fokus pada kecepatan pengembangan tanpa memastikan kualitas yang konsisten. Dampaknya bisa berupa:

  • Sistem yang sering mengalami gangguan
  • Pengalaman pengguna yang kurang optimal
  • Biaya perbaikan yang terus meningkat
  • Risiko operasional yang lebih tinggi

ISO/IEC 25001 membantu mengubah pendekatan tersebut dengan menempatkan kualitas sebagai prioritas strategis.

Manfaat utamanya meliputi:

  • Kualitas software yang terukur dan konsisten
  • Efisiensi dalam pengembangan dan maintenance
  • Peningkatan kepercayaan pengguna
  • Keselarasan dengan standar global

Relevansi ISO/IEC 25001 di Industri Perbankan

Industri perbankan saat ini sangat bergantung pada teknologi digital—mulai dari mobile banking hingga integrasi sistem berbasis API. Dalam konteks ini, kualitas software menjadi sangat kritikal.

Penerapan ISO/IEC 25001 membantu:

  • Menjaga stabilitas sistem yang kompleks
  • Memastikan layanan tetap andal dan aman
  • Mendukung kebutuhan compliance dan governance
  • Meningkatkan pengalaman nasabah secara menyeluruh

Apa yang dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia menunjukkan bahwa kualitas software kini mulai menjadi diferensiasi strategis, bukan sekadar aspek teknis.

Penutup: Menuju Kualitas Digital yang Lebih Terukur

Di era digital yang semakin kompetitif, organisasi tidak cukup hanya berinovasi—mereka juga perlu memastikan bahwa setiap inovasi memiliki kualitas yang dapat diandalkan.

ISO/IEC 25001 memberikan kerangka kerja yang membantu organisasi bergerak ke arah tersebut. Dengan pendekatan yang tepat dan pendampingan yang berpengalaman, implementasi standar ini dapat menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing sekaligus membangun kepercayaan jangka panjang.

Jika melihat tren saat ini, adopsi standar kualitas software seperti ini bukan lagi pertanyaan “perlu atau tidak”, tetapi “kapan mulai”.

Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut

Consult with us